Gubuk Merah Muda

hanya blog tentang puisi dan serangkaian kisah hidup yang dtulis sebagai suatu hobby ataupun pelipur lara..

Selasa, 09 Februari 2010

aku mau kamu

sejuta cinta.. sejuta cerita..sejuta makna..sejuta kata...
tapi aku terdiam tuk ungkapkan itu semua..
aku berlari mengitari hutan belantara.. 
semuanya menggema didalam hati saja..
aku menyelam ke sagara yang dalamnya tak terhingga..
kutemukan karang - karang yang merangkai sejuta aba-aba...
ditepi pantai aku merangkai..
menderu menanti dikau berlabuh ..
ak dsini tak surut dibawa ombak...
tak karam pula di laut dangkal..
menanti cintamu hingga ketepian maut..
surut menerjang aku isikan..
hingga kering lagi aku ttp menanti
sejuta lembar kisah kian abadi..
hanya mati yang mengubur kisah ini,,
kunanti cinta sejati itu hingga waktu mau..
jika bukan kamu..
aku mau akupun tak ada..

Kamis, 31 Desember 2009

BARU BERGANTI TAHUN


waktu berlalu menit berjalan detik pergi..
salah mengecap..amal mendekap..dosa menimbun..kisah berjibun..
kini hari semakin sempit untuk kita pahami
waktu semakin pelit untuk kita acuhkan
ia memelas agar kita paham,.. agar kita mengerti maksud akhir tanggal 31 desember ini..
biarlah terompet berdengung.,.
biarkan kelap kelip lampu menerawang..
biarkan lalu lintas menyerakkan arus kota..
tapi makna pergantian tahun itu.. jgn pernah kita abaikan..
menjadi manusia yang tidak mau tertinggal..
menjadi manusia yang tidak mau terjungkal..
menjadi manusia yang belajar dari sejarah..
angka 2010 menunjukkan bertambahnya setahun dr 2009 ats pengalaman hidup..



SELAMAT TAHUN BARU 2010 .. SEMOGA TAHUN 2010 MENJADIKAN KITA SEMUA MANUSIA YANG BERKARAKTER...

Selasa, 22 Desember 2009

TIADA AKU TANPA DIA ( happy mother days)


KETIKA SOSOK ITU MENAPAKI JALAN USANG PENUH KERIKIL TAJAMNYA GETIR HIDUP NAN KERAS TAK BERTEPI..
TAK PERNAH LELAH IA MEMBUAI MENIMANG SAMBIL BERSALAWAT..
SESEKALI DAN SERINGKALI IA TERBANGUN TENGAH MALAM 
HINGGA TAK SEMPAT UNTUK MENGIGAU LALU TERBANGUN LAGI..
JERITAN TANGIS SUARA BAYI YANG MERAH MEMBUAT SANG IBU TERCELIK DENGAN MATA MERAH..
DENGAN MATA TERKANTUK KANTUK IA MENINABOBOKKAN..
KETIKA...
KETIKA ITU..
DIKALA SANG BAYI YANG DULU SELALU DIBERI SEMANGKOK BUBUR SEDAP..
KINI BERANJAK BELIA..
SUDAH TAU YANG NAMANYA DURHAKA...
MULUT MENCERCA,MEMBENTAK DAN BERONTAK SERING TERMUNTAH DARI MULUTNYA YANG MENGOYAKKAN HATI IBUNDA..
AIRMATA DALAM HATI TUMPAH MENYIRAMI HATI SANG IBU..
TAPI DIDEPAN ITU..
IA MENUNJUKKAN KETEGARAN.. TETAP MENGASIHI TANPA PAMRIH TANPA LELAH..
MESKI AKU LELAH MENDENGAR OMELAN YANG SELALU MENGHIASI HARI - HARI..
NAMUN SEPANJANG ITU KERINDUAN SELALU TERLINTAS MENDENGAR PETUAH YANG PANJANG ITU..
KASIH IBU ADALAH PENERANG JALAN KITA YANG KELAM..
IBU KITA ADALAH IBUNYA PERUBAHAN DUNIA...





Rabu, 09 Desember 2009

aku masih bisa berjalan walau tanpamu
aku masih bisa bernyanyi walauhari hari tak ada dirimu menemani
aku masi bisa tertawa meski seribu luka kau cipta untukku
aku masih bisa menatap bulan meski kau tak peduli
matahari tetap memberi sejuta sinarnya untuk mengisi pagiku meskipun kau membakar hatiku
tapi mungkin..
aku berjalan tanpa mata..
bernyayi tanpa nada
menatap bulan tanpa artinya
dan tak lagi merasakan hangat sinar dipagi hari

Senin, 07 Desember 2009

secercah sinar mentari menyeringai masuk melalui celah2 sempit nan tertutup..
sktika itu sinarnya pun tak kalah untuk menembus..
sinaran yang pekat hebat datang bertubi - tubi membantai rentannya tulang2 ku yang kaku..
sesekali mata berkelip dan sayu..
lalu berharap..
semoga hari ini berlalu dengan sejuta kenangan
dan mampu menjalani proses hidup menuju gerbang masa depan.

Minggu, 06 Desember 2009

LONG DISTANCE LOVE



dia disana..
dan kau disini..
sagara memisahkan.. daratan membentang..

itu bukan salah dia.. ataupun kamu..
tapi proses hidup yang menjadi dilema...

kesetiaan, kejujuran, dan keharmonisan yang perlu di ukir di dinding nan kejauhan..
asa membentang hingga rindu meluas..
serasa berat beban menindih perih sesak jiwa
butiran - butiran air mata selalu menghiasa malam dikala rindu menyapa..
terkadang benak hitam menoreh sempitnya kepercayaan jiwa..
gubuk hati begitu miskin dan haus tatapan mata..

hati gundah gulana selalu bertanya..
sedang apa dia disana..


peri-peri cinta peneman sepi dikala lara memberontak..
hanya kata - kata dan kenangan yang terpatri dikala hampa menyelimuti..
dengan 1000 keyakinan mencoba menguatkan hati..
untuk menunggu dia menjadi peneman sejati..


terkadang merasa terabaikan..
terkadang merasa asingkan..
terkadang hati bertanya
antara cinta atau apa?
namun..
sebagai peramal atas masa depan sendiri..
setiap jiwa harus tau..
setiap jiwa harus yakin..
bahwa cinta tak harus selalu menatap..
bahwa cinta tak harus selalu merangkul..
bahwa cinta tak harus selalu memegang..
biarlah jiwa2 yang sepi nan indah itu. menatap bayangnya dari kejauhan
dengan 1000 pnderitaan batin dan rasa..
dan menciptakan sejuta asa..
dan akhirnya menjadi singgahsana istana yang megah
dan berdiri atas sejarah penderitaan batin menahan rindu..
MENCINTAI SESEORANG DARI KEJAUHAN ADALAH INDAH KETIKA KITA MAMPU MELEWATI PADA AKHIRNYA..

Sabtu, 05 Desember 2009

kamu..

cinta????? kamu
rindu????? kamu..
sedih?????kamu..
bahagia????kamu..
sia-sia???? tak mau..

seadanya puisi


dirimu aroma kamarku

dentuman langkahku untukmu
hidupku separuhnya untukmu

Jumat, 27 November 2009

DIKALA TAKBIR BERGEMA

ALLAHUAKBAR..ALLAHUAKBAR..ALLAHUAKBAR
LAILAHAILLALL'AULAHUALLAHUAKBAR...
ALLAHUAKBARWALILAILHAM..
dikala itu suara takbir menderu didalam kalbu
dikala pagi menampakkan sinar terangnya..
segala umat Allah mencoba menapaki arafah meski tak nyata..
sungguh indah hari ini..
hamba-hamba menyeru kegirangan menyambut kemerdekaan hatinya..
sang fakir pun tak mau kalah..
se-kg atau lebihnya Qurbanan sudah tersedia buat mereka..
semua ini semakin nyata..
bahwa kita adalah sama dimataNya
sungguh pengasih dirinya,,
namun kesadaran tak kunjung datang pada jiwa2 yang "mati"
mintalah..mintalah kepadaNya..

bukan kepada yang lainnya..

Kamis, 26 November 2009

HATI MENDERU DIKALA TAKBIR


takbir bergemuruh seiring petir
disini hamba bertakbir di ruang asa kejauhan pandangan orang tua..
biarlah aku berdendang dalam kesendirian
sendiri bukan hambatan merayakan hari adha yang dinanti..
aku disi meniti jalan sebagai perantau jalang..
berjalan mengibas tebalnya ladang pengabdian utuh cita2
biar luruh hati ini aku sendiri yang mengiba..
meski ruang asa tak dapat menahan rintihan menyeru pulang..
disana aku dapatkan kehangatan sejatinya keharmonisan..
melunglai ringkuk tawa dan juga sepi..
kini aku terpatri sepi saat takbir berderu menderu
kuat gelora hati berseru memanggil2 daratan
aku rindu saat itu..
aku rindu masa itu.
dimana bibir mendesah seru dari adik beradik sanak keluarga..
dimana mereka?
ianya dihatiku..
biar mataku basah mereka tak tahu..
biar saja ku yang tahu..
disana mereka pasti mrindu kan canda tawa bersama ku jua..
dilema ini biar kusimpan disudut kamar..
karna di sekat dinding aku mengumandangkan takbir..
menuggu esok pagi sambil menatap kekosongan di atas meja makan..
biarkan aku meringkuk dibawah pepohonan sepi nan indah

Rabu, 25 November 2009

PENGABDIAN SEORANG PENEBAR ILMU

selamat hari guru..
ini saya persembahkan untuk guru2 di seluruh indonesia..
terutama guru2 saya dr SD,SMP,SMA.. semoga pengabdian kalian mendapat balasan setimpal dari yang MahaKuasa..



dan ketika masa itu..
seorang guru berkata..
kalian mau jadi apa??
sembari murid menjawab"dokter,insinyur,pramugari..bla..bla.."
sang guru hanya tersenyum melihat kepolosan sembari berkata raihlah mimpi kalian dengan belajar..belajar..dan belajar..
ketika kita mulai beranjak ke usia belia
proses pencarian jati diri trus menerus menguak isi hati..
gejolak kawula kebanyakan puber mulai ditampaki ke dasar sikap
disaat tugas diberi oleh sang mandor berkacamata, para generasi sebagian mendesah lesu..
takut jika waktu nya bermain main tersita..
sedikit kecacatan yang ada pada jubah sang legendator penegak bangsa
sang siswa siswi bergumam mendecak keluh dibalik bangku dan meja..
namun.. ia.. tetap memberi cinta nan kasat mata..
satu kalimat darinya adalah ilmu..
satu ratus kalimat darinya adalah dunia..
satu ribu kalimat darinya adalah galaksi..
satu juta kalimat darinya adalah mukjizat yang mengubah kita dari kebutaan huruf dan angka yang mampu mengubah isi dunia..
dibalik lentera kapur tulis..
ia tak pernah pelit membagikan apa atas ketahuannya..
ia teak pernah sungkan untuk menjawab atas pertanyaan pertanyaan ketidak tahuan kita..
tapi sekali lagi..
ia terus menerus memberi cinta nan kasat mata..

guru tak hanya memberi kita ilmu tapi ia memberi apa yang ia tahu sebagai seorang ayah dan ibu..


Selasa, 24 November 2009

hiduplah hidup

hiduplah untuk tersenyum..
hiduplah untuk bernyanyi..
hiduplah untuk menangis..
hiduplah untuk terluka..
hiduplah untuk berbagi..
sejuta hidup yang kita jalani..
bukanlah hidup sebenar benarnya..
di atas mahligai kehidupan..
ada kehidupan nan abadi..
yaitu kehidupan di atas kehidupan..

wait something from u



malam suram dan kelam 
tengah malam berjuntai kelelawar
angin bersembunyi menyemburkan hening
melingkup pelik rembulan temaram
dahaga kasih dan jiwa
bertebar rindu menyapa asa
menyeringai batin yang senyap..
menggulung waktu hingga keperaduan malam
bersama bintang sepercik cahaya
bersama kabut penanda asmara
bersama rindu mengasah dada
aku menunggu rangkaian kata nan pnuh makna..

TENTANG KITA DAN PENAPAK JALAN KEMISKINAN


kita makan sebungkus nasi di atas piring kemewahan ataupun ianya adalah biasa..
tapi mereka..
terkadang memungut, mengutip, barangkali sisa nasi yang telah engkau makan..
sesuap nasi saja adalah peluh berderai bagi mereka..
kita,kami,engkau,dia,mereka yang bergelimang emas-emas tak berharga..
pernahkan sedikit rasa untuk membaginy..
mereka penapak jalan kemiskinan..
beratap daun kesusahan, berselimut tebal dari koran, berbantal beban kotornya jalan dan asap debu, bergejolak perasaan ingin di iba kan..
akankah kita peduli??
akan kah kita tau apa yang mereka rasa..
andai kita bertukar posisi..
kita yang berselimut tebal asap kotoran jalan, memakan makanan yang entah apa dan darimana rasanya, terkulai dalam dingin yang membekukan kulit2 tebal kita.. pasti kita akan menangis , berjuta air mata turun karna tak mampu hadapi badai kesusahan yg menerjang..
seharusnya kita salut..
akan kekuatan mereka menghadang kuatnya getir kesusahan yang melanda..
dengan persaan yang sedikit memelas keibaan dari kita barangkali..
tv, laptop, internet, baju bagus, shopping???? apa itu" barangkali mereka tak tau, bukan tak tau.. jelasnya , tapi  tak merasakan..
diantara sejuta orang bergelimang rupiah-rupiah
hanya sedikit yang mau menyisihkan rupiah ke dalam tampungan wadah kecil mereka..
maukah kita jadi yang sedikit itu..
open ur mind
open ur feel..
mereka disana sepi akan kebahagiaan materi..


----------------------------embun kasih terpatri-------------------------------


setetes embun kasih yang kau hembuskan kedalam luasnya hatiku
membuat setetes itu menjadi sagara yang luas direlung hati
kata rindu tak pernah habis untuk dihela
seakan kau mengikat dan memenjarakanku bersama batin yang tenang
bahagia senantiasa terpatri
walau luka pernah tertoreh
kutakkan pernah menyesal mencatat namamu dihatiku
biarlah nama itu terus tersimpan didalam kotak-kotak cinta
dan terungkus rapi bersama kasih sayang yg kupunya
sehingga bisa kubawa kemanapun ia..
meskipun jauuuuh..dekaaat,,ataupun jauuuh sekali :)